summaryrefslogtreecommitdiff
path: root/content/posts/movies.md
blob: afa5913dd91a20d29dcbc22cb70f5110e5050356 (plain)
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50
51
52
53
54
55
56
57
58
59
60
61
62
63
64
65
66
+++
title = 'Movies 2026'
draft = false
date = "2026-03-14T19:16:39Z"
tags = ["movies", "recommendation", "life"]
description = 'Ini adalah beberapa Film yang saya lihat sepanjang 2026 to keep me sane'
author = "Mqdd"
+++

{{< img src="/landscape.jpg" title="" alt="Landscape" >}}

Ini merupakan list film-film yang saya lihat sepanjang awal hingga pertengahan tahun 2026. The reason why I've watch these films are to keep me **Sane** in this cruel world. Dari list film yang saya lihat tidak semua film saya rekomendasikan karena mungkin selera masing-masing orang berbeda-beda antar satu sama lain. So this is just my personal Opinion about the films, this is just subjective rating...

1. My Rainy Days (2005)

{{< img src="/my-rainy-days.jpg" title="My Rainy Days (2005)" alt="My Rainy Days (2005)" >}}

Ini adalah film pertama yang saya lihat di awal tahun 2026. Saya mendapatkan rekomendasi film ini kalau tidak salah dari blog post ketika saya *gabut* mencari-cari tontonan.

Film ini menceritakan tentang 2 orang yang memiliki *Gloomy* background. Kita diperkenalkan dengan pemeran wanita yang memilki trauma yang sangat mendalam terkai being raped at her yound age, this makes her very traumatic and having some sort of relationship issue. Kita juga diperkenalkan dengan pemeran Pria utama yang memiliki background yang tidak kalah suram, pemeran pria ini divonis untuk tidak memilki umur yang panjang karena adanya tumor yang ada di otaknya, sehingga dia divonis untuk hidup yang tidak panjang. Ada kemungkinan untuk sembuh tapi it costs him his memory.

Saya tidak ingin spoiler terkait film ini, tapi kedua karakter ini bertemu secara tidak sengaja karena foto mereka tertukar satu sama lain dikarenakan kedua karakter ini memiliki nama belakang yang sama. Then the story goes there.

Opini saya terkait film ini sangat berkesan terhadap saya karena film ini menceritakan cerita cinta yang memiliki background yang tragis/suram lah. Also di film ini saya juga belajar atau ada sesuatu yang di sampaikan oleh director secara explicit terkait the ending of the films. Ini saya berikan link yang menjelaskan secara lebih baik terkait film ini [More In-depth Review](https://anjalijo.medium.com/my-rainy-days-2009-movie-review-362f63c415e7 "Lebih detail terkait film ini"). After watching this movie I was kind of like this is the best movie I've ever watched... But tunggu  dulu ada beberapa film yang menurut saya lebih bagus daripada ini...

2. Forget Me Not (2015)

{{< img src="/forget-me-not.jpg" title="Forget Me Not (2015)" alt="Forget Me Not (2015)" >}}

Film ini mungkin yang paling terkenal/populer dari list-list yang akan saya kasih, film ini populer karena pada akhir 2025 saya sering sekali melihat preview/clip mengenai film ini di Tiktok bukan hanya di Indonesia tapi di luar negeri juga. Orang-orang mungkin suka film ini karena mungkin banyak review yang mengatakan film ini adalah film yang horor (not that kind of horror) 🀣, but you get me laaa.

Film ini bercerita tentang seorang pasangan who somewhat to be a girlfriend and boyfriend in the past. Jadi ada seorang pemeran wanita di film ini memiliki kemampuan yang dapat membuat orang dapat melupakan dia in short amount of time, which is kind of sad because even her own family don't know or forget who she is, so ketika dia bertemu sesorang yang bertemu dengan dia dan tidak lupa dengannya setelah 1 hari dia saangat senang karena akhirnya ada seseorang yang ingat tentang dirinya, and she thought it was over. Plot twistnya ada di akhir-akhir cerita yang membuat film ini sangat tragis.

Overall menurut saya film ini bagus lah yaa, tapi yang saya kurang suka di film ini adalah di awal-awal cerita yang somewhat kind of boring, tapi mid to end of the film was good. If i would rate this film I give it 8/10 😁.

3. Heavenly Forest (2006)

{{< img src="/heavenly-forest.jpg" title="Heavenly Forest (2006)" alt="Heavenly Forest (2006)" >}}

Here it comes the big league. Ini adalah film favorit ke-2 saya karena film ini membuat saya tidak bisa move on dari film  ini, ini adalah film yang sudah 3 kali saya rewatch karena the story was sooo gooodd. It makes me almost cried in the office. Wah kalo diceritain film ini sih gila sih, I have a lot to say about this film but. this is a movie review to not spoil the movie so....

Jadi film ini bercerita tentang yang awalnya teman laki dan wanita di freshman year of college. Main character di film ini memiliki hobi yaitu fotografi, ketika dia berjalan menuju kampus untuk menghadiri upacara pembukaan dia bertemu dengan seorang wanita yang terlihat *nerdy* yang mencoba untuk menyebrangi jalanan yang ramai tapi di jalan tersebut tidak ada lampu untuk pejalan kaki untuk menyebrang jadi dia memotret dia yang kesulitan menyebrang jalan. Ini merupakan his first encounter with her. Long story short dia berkenalan lah dengan dia dan mengatakan you can't cross this roa d because it isn't Japan (Lol)... 

Disepanjang cerita kita bisa melihat pemeran utama di film ini awalnya tidak memilki perasaan terhadap wanita ini. tapi dia memiliki perasaan dengan wanita lain yang populer, singkat cerita 2 wanita ini bersahabat satu sama lain meskipun awalnya selek wkwkwkwk. Yang membuat film ini nyesek adalah ending yang wah AJG bgt, ini the real penyesalan ada di akhir.

Opini saya terkait film ini sangat nyesek sih lebih nyesek dibandingkan dengan film My Rainy Days karena mungkin di ending My Rainy Days was kind of a happy ending tapi tidak dengan film ini jir 😭😭.

4. Love Letter (1995)

{{< img src="/love-letter.webp" title="Love Letter (1995)" alt="Love Letter (1995)" >}}

Hmmm... film ini ketika saya cari-cari memiliki rating yang lumayan tinggi but it did not exceed ekspektasi saya, this film for me is kind of mid, so this is maybe the hottest take dari list-list yang saya sebutin.

Jadi film ini bercerita tentang seorang wanita yang sebelumnya memiliki pasangan dan hingga sudah bertungangan tapi dia meninggal terlebih dahulu karena kecelakaan saat mendaki. Sepanjang film ini kita melihat bahwa karakter utama dari film ini still hasn't moved on about her fiancee yang mungkin membuat saya sebagai penonton rada kesal yahh wkwkw. but ada part of the film that makes me kind of goosebumps yang dimana ada scene karakter utama berteriak ke gunung yang menyebabkan fianceenya meninggal dia berteriak **"θ—€δΊ•γ•γ‚“γ€γŠε…ƒζ°—γ§γ™γ‹οΌŸη§γ―ε…ƒζ°—γ§γ™γ€‚"** ini menurut saya membuktikan bahwa manusia ini adalah makhluk yang vulnerable yang tidak bisa hidup sendiri dan mungkin susah untuk melupakan seseorang yang kita cintai...

But my takes about this film was mid. Part yang paling bagus di film ini hanya ada di akhir film aja tapi dari film ini saya bisa belajar lah ya merelakan seseorang yang kita cintai itu tidak mudah mungkin butuh waktu yang lama untuk mengikhlaskan kepergian seseorang... Tapi ada part dimana yang membuat saya kesal yaitu laki-laki yang meninggalkan tunangannya ini did something that maybe I wouldn't do. You will learn about it when you watched it laa it makes me thought that the fiancee was kind of an asshole (LOL) so that's why I don't really like this movie.

5. Crying Out Love In The Center of The World (2004)

{{< img src="/crying-out-love.jpg" title="Crying Out Love In The Center of The World (2004)" alt="Crying Out Love In The Center of The World (2004)" >}}

To be fair saya kurang ingat tentang film ini. By just that point it means that the movie wasn't that good. Tapi menurut saya film ini better dibandingkan Love Letter. Seingat saya film ini lebih ke wholesome story, it still have some romantic scene.

Jalan cerita dari film ini hampir mirip lah dengan Love Letter, it is more focused on someone who still can't moved on with their past partner. Di film ini karakter utamanya sebelumnya memiliki seorang pasangan yang dimana si pasangannya ini meninggal duluan karena sakit, ketika mereka masih berhubungan satu sama lain mereka sering berkomunikasi dengan cassets tape, Which it does not exists anymore. So i think the goals of the main character is to fulfill his ex partner dream to go to the Australia (which is kind of weird).

What i don't like about the movie is pemeran utamanya ini kan sudah punya pasangan yang dimana pasangannya yang sekarang ini adalah teman dari ex partnernya. Menurut saya kalau kamu sudah punya pasangan dan sudah menikah dan masih memikirkan ex partner is kind of fucked up, it is hurting your current partner, but idk it is just my opinion. Film ini mirip lah sama love letter tapi di film ini yang menurut saya yang kurang ajar adalah main characternya karena gk bisa move on wkwkkw 🀣.